4 Cara Simpan Sosis agar Tidak Bau dan Lembek

Sosis dapat dijadikan sebagai stok frozen food di rumah. Rasanya yang lezat membuat semua kalangan menyukainya.

Apalagi sosis juga dapat diolah menjadi beragam hidangan. Baik camilan maupun lauk makan.

Namun menyimpan sosis tidak semudah kelihatannya. Proses penyimpanan yang keliru dapat membuat sosis mudah basi, bau, dan cenderung lembek.

1. Jangan buka bungkusnya 
Sosis segar harus disimpan di dalam kemasan aslinya supaya tidak cepat basi, seperti dilansir dari laman The Spurce Eats. Pastikan bungkus sosis tertutup rapat agar ketahanannya terjaga. Selain itu, hindari meletakkan sosis di dekat bahan makanan yang berbau tajam. Hal ini perlu dilakukan agar sosis tidak bau dan lebih awet.

2. Simpan di dalam kulkas
Dikutip dari buku “SajianKu VOL. 3/I/2013 Serba-Serbi Tepat memilih & menyimpan Sosis Rahasia membuat Kaldu” oleh Team Dapur Lezat terbitan Mediantara Infopersada, sosis segar dan sosis matang dapat disimpan di lemari es.

Sosis segar yang disimpan di lemari es akan bertahan sekitar tiga hari. Sementara, sosis siap santap yang dibungkus rapat dapat bertahan hingga dua minggu.

3. Simpan di freezer
Jika dibandingkan dengan metode lainnya, cara menyimpan sosis di freezer lebih efektif untuk menjaga ketahannya. Sosis segar dan sosis matang yang disimpan di freezer dapat bertahan hingga dua sampai tiga bulan.

4. Bungkus dengan aluminium foil
sosis yang sudah dibuka dapat dibungkus dengan aluminium foil hingga rapat. Lalu, masukkan ke dalam freezer dan jauhkan dari bahan makanan berbau tajam. Jangan biarkan sosis yang dibuka di suhu ruangan terlalu lama. Sebab, dapat merusak rasa dan teksturnya. Sosis yang dibiarkan di suhu ruangan hanya bisa digunakan setelah dua jam.