5 Cara Bakar Sate Dengan Teflon

Salah satu kendala saat membakar sate yakni dagingnya yang menempel di teflon atau pemanggang.

Walau kelihatannya sepele, sayangnya hal ini dapat membuat daging terlepas dari tusuknnya. Jika demikian, maka daging tersebut akan terbuang sia-sia dan tidak bisa dimakan. Begini caranya.

1. Pastikan teflon benar-benar panas
Sebelum digunakan, pastikan teflon sudah dipanaskan terlebih dulu. Diamkan beberapa saat, sampai panasnya menyebar dan rata.

Selain itu, bersihkan pula sisa-sisa kerak dari proses pembakaran sebelumnya supaya sate tidak lengket.

2. Olesi dengan minyak
Teflon yang akan digunakan untuk membakar sate sebaiknya diolesi dulu dengan minyak supaya tidak lengket.

Untuk mengurangi risiko daging terlepas dan gosong, satenya pun juga harus diolesi dengan minyak. Bila perlu, kamu juga dapat menambahkan sedikit minyak pada bumbu marinasi.

3. Alasi dengan daun pisang atau aluminium foil
Salah satu cara membakar sate agar tidak lengket yakni dengan mengalasi teflon menggunakan daun pisang. Cara ini dapat dipratikkan juga pada bakaran arang.Jika tidak punya daun pisang, kamu bisa menggantinya dengan aluminium foil yang telah diberi sedikit lubang.

Selain mencegah sate menempel, penggunaan aluminium foil dan daun pisang pun dapat membuat bumbu sate lebih meresap.

Teflon pun menjadi tidak berkerak karena ada sisa pembakarannya menempel di daun pisang.

4. Harus dibolak-balik
Sate harus sering dibolak-balik supaya tidak gosong dan menempel di alat pembakaran. Saat membalik, kamu juga dapat mengolesi sate dengan bumbu agar lebih meresap.

5. Jaga kestabilan apinya
Penting untuk menjaga kestabilan api supaya sate tidak gosong dan lengket di alat pembakaran.

Semoga Bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *